March 18, 2019

Please reload

Recent Posts

Apakah Anda sudah mengasah Keahlian Praktis (Street Smart)?

April 24, 2018

Robert Kiyosaki mengatakan “If you want to be rich and happy, don’t go to school”.
Pendidikan tidak bikin happy, terkadang justru membuat kita stres. Sejak kecil secara tidak langsung sudah dipaksa untuk menggunakan otak kiri. Banyak orang berkata figur yang bagus itu adalah sarjana, master, profesor, dan doktor. Namun jika kita kaji ulang, yang pintar sekolah memang jadi dosen, jadi dokter. Yang sedang-sedang saja jadi manajer. Tapi yang di cap bodoh di sekolahnya justru menjadi pengusaha. Mengapa orang yang rendah nilai akademis justru bisa menciptakan banyak lapangan pekerjaan? Hal ini disebabkan karena mereka memiliki Kecerdasan Praktis (Street Smart), sedangkan Sarjana yang memiliki nilai akademis tidak bisa dipungkiri banyak yang menjadi pengangguran karena kompetitifnya lapangan pekerjaan. Kesimpulan yang bisa ditarik adalah lulusan kita kurang memiliki kercerdasan praktis.

 

Street Smart (Kecerdasan Praktis) adalah kemampuan seseorang untuk beradaptasi dengan cepat, kepekaan terhadap situasi lingkungan, dan belajar dari pengalaman.

“Kecerdasan praktis merupakan kemampuan dalam hal-hal praktis dan teknis, seperti saat mengambil keputusan dan menemukan solusi dalam setiap masalah yang dihadapi”.

 

Orang yang memiliki kecerdasan praktis mampu memecahkan masalah berdasarkan pemahaman yang ia miliki tanpa harus dilandasi pengetahuan memadai akan teori yang berkaitan dengan masalah tersebut. Karena itu, kecerdasan ini tidak diperoleh di bangku sekolah, tapi dari pengalaman hidup sehari-hari.

 

Di samping IQ dan EQ, Street Smart (kecerdasan praktis) sangat penting untuk dimiliki karena dalam keseharian kita ada begitu banyak hal yang tidak terlalu sesuai dengan teori dan tidak berada dalam kondisi ideal.

 

Dulu kecerdasan praktis masih dipandang sebelah mata. Namun seiring dengan munculnya tokoh-tokoh seperti Steve Jobs, Bill Gates, dan Richard Branson, yang dipandang sukses dalam karier meski tanpa latar belakang akademik yang gemilang, membuat semakin banyak orang terinspirasi dan memberi perhatian yang lebih besar terhadap Street Smart (kecerdasan praktis). Seseorang dengan kemampuan ini akan lebih mampu menguasai keadaan, dan merebut setiap peluang yang ada tanpa membuat masalah yang baru.

 

Academic Smart (Kecerdasan Akademik) perlu diimbangi dengan Street Smart (kecerdasan praktis). Orang dengan kecerdasan akademis yang tinggi perlu lebih banyak mengaplikasikan apa yang sudah dipelajarinya. Sebaliknya, orang dengan Street Smart (kecerdasan praktis) yang tinggi perlu berhenti sejenak dan mengambil waktu untuk belajar tentang pengaturan, prosedur, temuan akademis, atau teori lain yang dapat memperkaya pengetahuan.

 

Pada prinsipnya, kecerdasan praktis dan akademis merupakan dua sisi koin mata uang yang saling melengkapi dan mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

 

Kecerdasan praktis bisa diperoleh melalui berbagai cara, salah satunya dengan terjun ke lapangan dan berhadapan langsung dengan segala problematika dan dinamika. Kecerdasan ini juga bisa terasah melalui observasi, membaca, mengikuti pembinaan, berdiskusi, atau belajar dari pengalaman orang lain. Pengalaman hidup memang menjadi faktor penting bagi pertumbuhan aspek kecerdasan yang satu ini.

Orang yang sudah berpengalaman kerja akan terlihat berbeda dengan mereka yang baru lulus. Namun bukan berarti seorang fresh graduate tidak bisa memiliki kecerdasan praktis. Jika sebelumnya dia aktif berorganisasi, maka bisa dipastikan ia memiliki kecerdasan praktis dalam menghadapi masalah.

 

Ketika ada kesempatan, jangan ragu untuk mengambil peran. Aplikasikan ilmu yang dipelajari dan teruslah mencoba. Kalau gagal, coba lagi, lagi dan lagi, karena kegagalan merupakan kesempatan untuk mencoba strategi baru. Winston Churchill, mantan Perdana Menteri Kerajaan Inggris berkata “Keberhasilan tidak pernah final, kegagalan tidak pernah fatal; Keberanian untuk melanjutkan yang akan diperhitungkan”. Sikap untuk terus mencoba untuk mengaplikasikan ilmu yang sudah diketahui sampai membuahkan hasil perlu terus di kembangkan oleh setiap team di perusahaan kita. Ini adalah sebuah perjalan menjadi orang yang lebih baik dan produktif, efektif dengan menggunakan sumber daya yang efisien.

 

Pakai kesempatan bekerja sebaik mungkin di perusahaan Anda bekerja sekarang dan aplikasikan semua yang Anda ketahui dalam setiap tugas yang dipercayakan kepada Anda.
See you at the TOP!

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Please reload

Archive

Visit

Setiabudi 2 Building. 6th Floor. Unit 606. Jl. HR. Rasuna Said. Kav. 62. Jakarta Selatan. Indonesia

 

Call

T: +62-21-521-0793
F: +62-21-521-0794

 

Contact         @ExecuTrain_JKT

sales@executrain.co.id

  • w-tbird

 2013 by ExecuTrain of Jakarta.