Kenali dan Gali Kecerdasan Anda untuk Memaksimalkan Potensi Diri


Untuk mengetahui kecerdasan, biasanya seseorang hanya perlu melakukan tes IQ. Memiliki IQ yang tinggi tidak membuat segalanya lebih mudah, karena IQ tinggi tidak mengukur setiap jenis kecerdasan manusia, tidak setiap orang jenius adalah kutu buku. Ada orang-orang jenius dalam bermusik namun buruk dalam hal mengeja atau juga ada seorang ahli bahasa namun memiliki masalah dengan kemampuan perhitungan pecahan. Lantas bagaimana gagasan standar “kecerdasan umum" bisa berlaku bagi mereka dengan bakat yang begitu nyata tetapi mungkin tidak memiliki skor yang baik pada tes standar?


Menurut developmental psychologist, Howard Gardner, ada 9 jenis kecerdasan manusia yang setiap intinya orang itu cerdas dalam bidang-bidang tertentu. Dr Howard Gardner, seorang psikolog dan profesor neuroscience dari Universitas Harvard, mengembangkan teori Multiple Intelligence (MI) pada tahun 1983.


Setiap orang memiliki perpaduan kecerdasan yang unik ini. Tidak hanya sebatas kecerdasan dalam bidang akademik saja, yang pada umumnya hanya berhubungan dengan kemampuan berhitung dan juga logika.

Tipe kecerdasan mana yang menonjol di dalam diri Anda?


Simak 9 tipe kecerdasan berikut ini, yang dikemukakan oleh Howard Gardner dalam penelitiannya:



1. Kecerdasan Visual dan Spasial (Spatial Intelligence)

Kecerdasan ini berhubungan dengan kemampuan untuk memiliki kepekaan yang tajam dalam detail visual, keseimbangan, warna, garis, bentuk, dan ruang, mudah memperkirakan jarak dan ruang, serta mampu membuat sketsa ide dengan jelas.

Semua hal inilah yang kemudian digunakan olehnya untuk menggambarkan atau membuat sesuatu yang berhubungan dengan benda tersebut. Kecerdasan seperti ini pada umumnya akan dimiliki oleh fotografer, pilot, insinyur, desainer, arsitek, pematung, pelukis.


2. Kecerdasan naturalis (Naturalist Intelligence)

Naturalist Intelligence ialah kecerdasan memahami dan menikmati alam. Untuk Anda yang mencintai lingkungan, mampu mengenali sifat dan tingkah laku binatang, menyukai kegiatan diluar (alam), Anda menonjol dalam kecerdasan naturalis. Anda memiliki kemampuan lebih baik dalam melatih diri secara otodidak. Contohnya adalah pendaki gunung, pemburu, pemandu wisata, petani atau nelayan.


3. Kecerdasan Musikal (Musical Intelligence)

Anda peka dengan nada, ritme, melodi, dan intonasi? Ini berarti Anda menonjol dalam kecerdasan musikal, sehingga dapat menyanyikan lagu dengan tepat dan mengikuti irama. Kecerdasan musikal yang dimiliki seseorang akan membuatnya memiliki pemahaman yang baik dalam membedakan dan mengenali suatu bunyi/suara. Mereka juga mampu untuk mengembangkan, mengekspresikan dan menikmati bentuk–bentuk musik dan suara, serta kemampuan memainkan alat musik. Pada umumnya, kecerdasan musikal akan dimiliki oleh mereka yang bekerja sebagai pemusik, dirigen, komposer dan berbagai bidang lainnya yang berhubungan dengan musik itu sendiri.


4. Kecerdasan Logika Matematika (Logical-Mathematical Intelligence)

Anda mudah membuat klasifikasi dan kategorisasi, berpikir dalam pola sebab akibat, menciptakan hipotesis dan pandangan hidupnya bersifat rasional? Itu adalah ciri-ciri Anda memiliki kecerdasan matematis-logis.

Kecerdasan ini terkait dengan hal angka dan logika. Mereka yang memiliki kecerdasan ini memiliki kemampuan berpikir yang sistematis, deduktif dan induktif, mereka juga lebih cepat tanggap dengan masalah, bekerja secara berurutan dan sistematis. Contohnya seperti ilmuwan, akuntan, programmer, ahli mesin, matematikawan.


5. Kecerdasan Eksistensial (Existential Intelligence)

Kalau dalam hidup Anda memiliki banyak pertanyaan tentang hakekat segala sesuatu, mempertanyakaan tentang keberadaan diri sendiri seperti kenapa saya hidup di dunia ini, artinya Anda memiliki kecerdasan eksistensial. Hal inilah yang kemudian membantu seseorang untuk bisa mengolah dan mencari berbagai alasan tentang banyak hal di dalam kehidupannya.

Mereka yang memiliki kecerdasan ini juga mampu menjawab persoalan-persoalan terdalam eksistensi atau keberadaan manusia, baik itu makna maupun tujuan hidup. Mereka dengan kecerdasan seperti ini adalah seorang filsuf atau psikolog.


6. Kecerdasan Interpersonal (Interpersonal Intelligence)

Kalau Anda mampu membedakan berbagai macam emosi, mudah mengakses perasaan sendiri, menggunakan pemahamannya untuk memperkaya dan membimbing hidupnya, suka meditasi, dan lebih suka kerja sendiri, artinya Anda memiliki kecerdasan intrapersonal.

Orang-orang dengan kecerdasan ini memiliki kemampuan untuk mengerti dan peka terhadap perasaan, motivasi, watak, dan temperamen orang lain. Kemampuan yang menonjol dalam berelasi dan berkomunikasi dengan berbagai orang. Kemampuan seperti ini tentu akan membantu seseorang untuk dapat memiliki sebuah kehidupan sosial yang sehat dan lebih terarah. Contohnya komunikator, fasilitator, guru, dan politisi, negosiator.


7. Kecerdasan Kinestetik Jasmani (Bodily-Kinesthetic Intelligence)

Kemampuan ini akan membuat seseorang memiliki sebuah keselarasan yang baik antara kinerja otak dengan tubuhnya. Orang tersebut mampu dengan mudah menggerakkan tubuhnya untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan. Anda mampu menikmati kegiatan fisik (olahraga), cekatan dan tidak bisa tinggal diam, berminat dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan gerak dinamis.

Kemampuan seperti ini pada umumnya akan dimiliki oleh para atlet, pengrajin dan penari.


8. Kecerdasan Linguistik (Linguistic Intelligence)

Jika Anda dapat berargumentasi, mampu meyakinkan orang lain, menghibur atau mengajar dengan efektif lewat kata-kata, membaca dan dapat mengartikan bahasa tulisan dengan jelas dan mampu mengolah kata–kata secara efektif baik secara lisan maupun secara tertulis, ini berarti Anda menonjol dalam kecerdasan linguistik.

Kemampuan ini akan membuat seseorang menjadi lebih mudah dalam berkomunikasi sebab memiliki keterampilan yang handal dalam memilih dan menata setiap kata yang akan digunakannya untuk berkomunikasi. Bukan hanya itu saja, mereka yang memiliki kecerdasan linguistik juga akan memahami dengan baik bagaimana dan metode apa yang harus digunakannya ketika berkomunikasi dengan orang lain di sekitarnya.

Mereka juga menikmati aktivitas seperti menulis, membaca, bercerita atau menjawab teka-teki silang. Contoh yang tepat pada kemampuan ini seperti editor, blogger, jurnalis, dramawan dan sastrawan.


9. Kecerdasan Intrapersonal (Intra-personal Intelligence)

Kecerdasan untuk menghadapi orang lain dengan penuh perhatian, terbuka, menjalin kontak mata dengan baik, menunjukan empati pada orang lain, mendorong orang lain menyampaikan kisahnya. Kecerdasan intrapersonal bukanlah khusus untuk karir tertentu. Sebaliknya, merupakan tujuan bagi setiap individu dalam masyarakat modern yang kompleks, dimana kita harus siap mengambil keputasan logis untuk diri sendiri. Hal seperti ini tentu akan sangat membantu seseorang untuk bisa sukses dan memahami setiap hal penting yang ada di dalam kehidupannya. Yang memiliki kecerdasan ini juga bisa menjadi seorang motivator.

Mereka cenderung memiliki kelebihan dalam gabungan antara perkembangan dan pertumbuhan tingkat kematangan dua sisi (pribadi dan kemampuan). Contohnya networker, negotiator, guru, dosen, psikolog, pemimpin spiritual, dan filsuf.


Inilah ke 9 jenis kecerdasan manusia yang tidak bisa diukur dari tingginya skor tes IQ. Anda pasti memiliki satu atau bahkan beberapa yang menonjol dalam diri sehingga dapat mengambil langkah yang tepat untuk memilih karir, atau membantu perkembangan anak. Mulailah kenali dan gali kecerdasan diri agar mampu memaksimalkan potensi Anda. (EN)


Recent Posts