Priority of Life



Salah satu tantangan terbesar di tempat kerja adalah mengetahui bagaimana memprioritaskan pekerjaan. Pekerjaan di meja mulai terlihat menumpuk dan menggunung, banyak email yang belum sempat dibalas. Semuanya terasa penting, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Tidak dapat kita pungkiri, setiap pekerjaan tidak harus langsung dikerjakan, beberapa pekerjaan bisa menunggu untuk dikerjakan. Apakah Anda mengalami keadaan yang sama di tempat Anda bekerja?


Dengan prioritas yang baik, Anda sebenarnya dapat melakukan banyak hal yang bisa dikerjakan dalam waktu yang terbatas. Dengan prioritas yang benar, Anda tahu apa yang Anda mau capai. Anda akan memiliki management waktu yang lebih baik dan keseimbangan hidup. Dengan hidup pribadi dan bekerja yang seimbang, akan membawa dampak psikologis dan hasil dan lebih produktif. Sedangkan ekstrimitas tidak akan pernah bisa membawa keseimbangan. Bekerja dengan ekstrim setiap hari sampai tengah malam dan pulang ke rumah hanya untuk istirahat, sedangkan subuh-subuh sekali bekerja tanpa bertatap muka dengan keluarga. Hari sabtu dan minggu, Anda sudah terlalu letih untuk besama keluarga sehingga Anda membutuhkan waktu istirahat dan waktu pribadi(me time). Bertahun-tahun Anda lakukan ini, maka Anda akan kehilangan sesuatu yang esensi dari hidup, yaitu hubungan dalam sebuah keluarga. Produktivitas kantor dan kehidupan pribadi perlu berjalan berkesibambungan, tanpa balance yang baik maka hasilnya tidak akan lama atau permanen.


Sekarang pertanyaannya bagaiaman melakukan prioritas dalam pekerjaan kita seefektif mungkin (dalam segi jumlah pekerjaan dan waktu). Pada edisi ExceLearn hari ini, kami mau menggali kembalil tentang “Matriks Eisenhower”. Melalui prinsip-prinsip perencanaan, memprioritaskan, mendelegasikan, dan menjadwalkan Eisenhower, Anda akan mulai melihat kembali hal-hal yang tepat untuk dilakukan untuk mencapai gol Anda dan menjadi lebih produktif.


Matriks ini di temukan oleh Dwight David Eisenhower - seorang Jenderal tentara Amerika dan Negarawan yang menjabat sebagai Presiden ke-34 Amerika Serikat dari tahun 1953 hingga 1961. Selama Perang Dunia II, beliau adalah seorang Jenderal bintang lima di Angkatan Darat Amerika Serikat dan bertugas sebagai Panglima Tertinggi yang menyiapkan strategi untuk invasi sekutu ke Eropa. Dwight harus membuat keputusan sulit terus-menerus tentang tugas mana yang harus dia fokuskan setiap hari. Hal Ini akhirnya membuatnya menemukan Matriks Eisenhower yang terkenal di dunia, yang dapat membantu Anda memprioritaskan dengan urgensi dan pentingnya sebuah pekerjaan setiap harinya.



Matriks Eisenhower / Kotak Eisenhower / Matriks Keputusan Eisenhower adalah teknik keputusan yang mudah, namun sangat efektif untuk memprioritaskan dan mengelola tugas dan waktu Anda.


Pada dasarnya Anda mengkategorikan/ memisahkan semua tugas-tugas Anda menjadi empat tingkat prioritas seperti diagram dibawah ini. Ada 4 ‘D’ Group prioritas:

DO - "IMPORTANT" dan "URGENT". Tugas di kwardran ini memiliki tingkat prioritas tertinggi dan perlu menjadi fokus utama untuk bisa diselesaikan sesegera mungkin (biasanya pada hari yang sama).

DECIDE - “IMPORTANT” dan “NOT URGENT”. Di Kwardran ini berisi tugas-tugas jangka panjang yang penting tetapi belum memiliki tenggat waktu yang pasti / sesegera mungkin. Lakukan secepat mungkin setelah kuadran "Do" selesai.